kami tidak selalu bersama..

tapi… ketika kebersamaan itu tiba semua waktu akan habis untuk tertawa, bercerita, berkhayal dan mimpi…

kami pernah

berjanji…

pada usia 25 semua telah menikah dan berkeluarga … hah janji yang berat tapi tetap akan dikejar walau umur mulai kadaluarsa..

kami mengontrak rumah yang sama…

rumah kecil di perantauan, yang membuat kami tetap bersama..

rumah sederhana di tanah bekas tsunami, yang suatu waktu sepi tanpa penghuni…

mereka bukan sahabat…..

tapi lebih dari itu…

saudara, teman, adik abang, saudara angkat atau istilah kekeluargaan apapun….

masih belum cukup untuk mengartikannya…